Bonek saksikan QPR Vs Persebaya, 1600 polisi disiagakan
Merdeka.com - Ribuan bonek menyaksikan pertandingan antara Queens Park Rangers (QPR) versus Persebaya yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo l, Surabaya. Akibatnya, kemacetan total terjadi di jalan Diponegoro-Benowo dan Diponegoro-Kandes.
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, 1600 personel polisi disiagakan di sekitar stadion.
"Mengantisipasi keadaan, kami sudah menyiagakan 1600 personel dari 1300 personel yang biasa mengamankan pertandingan Persebaya," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Trimaryanto kepada wartawan di Surabaya, Senin (23/7).
Menurutnya, sebelum pertandingan dimulai, listrik di stadion sempat padam sebanyak dua kali karena korsleting listrik. "Informasi yang kami dapat, ada korsleting listrik penyebab matinya lampu stadion," ujar dia.
Lebih lanjut dia mengatakan, dari 44 ribu tiket yang disediakan, semuanya terjual habis. Dia mengimbau kepada suporter yang tidak mendapatkan tiket untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban.
Sebelumnya, Queens Park Rangers (QPR) akhirnya buka suara kenapa mereka memilih Persebaya Surabaya sebagai lawan di tur pra musim kali ini. QPR datang ke Indonesia full team. Mereka juga membawa pemain rekrutan anyar seperti Park Ji-Sung, Fabio dan Robert Green.
Kedatangan mereka memilih Persebaya sempat menjadi pertanyaan besar. Sebab, jika barisan pemain Spanyol dan Portugal lalu menantang Timnas Indonesia, QPR malah menantang sebuah klub.
Persebaya dan kota Surabaya dipilih karena mereka dikenal memiliki suporter yang fanatik. Bonekmania juga menjadi salah satu QPR memilih Persebaya. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya