Bom, senjata api dan paralon diamankan dari penggerebekan di Tangsel
Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan langsung mendatangi lokasi penggerebekan Densus 88 di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Kapolda mengatakan, penggerebekan bermula dari keterangan pelaku bom panci di Bekasi yang ditangkap beberapa waktu lalu.
Iriawan mengatakan, dari keterangan Adam, yang ditangkap hidup dalam penggerebekan itu, bom akan diledakkan saat perayaan natal dan tahun baru. Dari penggerebekan itu, tiga terduga teroris tewas karena mencoba melakukan pelemparan bom kepada petugas, beruntung bom itu tidak meledak.
"Aksi dilakukan saat natal, sasarannya anggota kepolisian bertugas lokasi yang sudah ada. Modusnya pertama penusukkan dan lakukan bom bunuh diri," kata Iriawan di lokasi, Rabu (21/12).
Dia melanjutkan, saat ini polisi masih menyisir kontrakan yang digunakan pelaku untuk merakit bom. Dari situ, polisi menyita sejumlah barang bukti.
"Barang bukti yang kita amankan di dalam, ada beberpaa bom, senjata api, paralon dan beberapa ransel yang berisi peralatan bom siap meledak," tegas dia.
Tim Gegana masih melakukan sterilisasi lokasi. Iriawan sendiri mengaku belum bisa masuk ke lokasi.
"Kita akan terus lakukan pendalaman dengan temuan di sini, karena ada satu saksi lagi untuk kita dalami," jelas dia.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya