Bom rakitan meledak, pelajar di Aceh tewas
Merdeka.com - Seorang pelajar tewas mengenaskan setelah bom rakitan meledak di Desa Cot Setui, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya. Korban tewas di tempat setelah bom diduga peninggalan konflik itu meledak, Kamis (14/7) sekira pukul 09.30 WIB.
Korban tewas atas nama Muhammad Baydarus (15) berstatus pelajar. Sebelum kejadian, korban hendak masuk dalam kandang ayam yang berada di belakang rumahnya. Namun, tiba-tiba terjadi ledakan hingga membuat sekujur tubuhnya tercabik-cabik.
Kapolres Kabupaten Pidie, AKBP Muhammad Ali Kadhafi mengatakan, saat sedang membersihkan kandang ayam di belakang rumahnya, tiba-tiba ada ledakan mengakibatkan korban langsung meninggal dunia di tempat.
"Korban mengalami luka di pergelangan tangan kirinya putus dan perut terburai keluar akibat ledakan," kata Muhammad Ali.
Kabag Ops Polres Pidie, Kompol Apriadin mengatakan, bom yang meledak tersebut diperkirakan peninggalan masa konflik Aceh dulu. Setelah kejadian, petugas pun langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Sekarang masih sedang oleh TKP, kita perkirakan bom rakitan peninggalan konflik," imbuhnya.
Usai terjadi ledakan, informasi cepat tersebar dan menghebohkan warga. Sehingga warga langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian perkara untuk melihat langsung kejadian tersebut. Saat ini, korban sudah diserahkan pada keluarga untuk dikebumikan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya