Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bom molotov di kantor DKR diduga terkait Siti Fadilah

Bom molotov di kantor DKR diduga terkait Siti Fadilah Siti Fadilah. merdeka.com/Lauren Benny Saron Silalahi

Merdeka.com - Polisi masih menyelidiki teror bom molotov yang ditujukan ke kantor Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) di Jl Johar Baru II nomor 12, Jakarta Pusat. Menurut Ketua DKR Jabodetabek, Agung Nugroho, teror ini diduga terkait dengan ketua dewan pembina lembaga sosial tersebut, Siti Fadilah Supari.

"Kita inikan lembaga sosial yang tidak punya musuh, kenapa kok diteror begini. Mungkin ini ada kaitannya dengan Ibu Siti Fadilah Supari sebagai pimpinan. Karena sikap kita selama ini mendukung beliau," ujar Agung kepada merdeka.com, Sabtu (21/4).

Menurut Agung, DKR sikapnya jelas akan membela mantan menkes tersebut terkait kasus dugaan korupsi yang dihadapinya. Bahkan DKR juga akan mengawal Siti saat diperiksa sebagai saksi oleh KPK, Kamis 26 April mendatang.

"Kita akan kawal sejak dari rumah beliau sampai ke KPK. Kita mendukung Bu Fadilah," terangnya.

Dinihari tadi, kantor DKR diteror bom molotov. Dua orang yang mengendarai motor meletakkan botol berisi bensin di sofa kantor DKR sehingga nyaris membakar kantor tersebut. Polisi masih menyelidiki kasus teror tersebut. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP