Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Bom di Solo rangkaian operasi Ramadan ISIS di seluruh dunia'

'Bom di Solo rangkaian operasi Ramadan ISIS di seluruh dunia' Bom di Polresta Solo. ©facebook.com/DivHumasPolri

Merdeka.com - Pengamat terorisme dan intelijen dari Universitas Indonesia (UI), Ridlwan Habib menduga serangan bom bunuh diri di Solo dilakukan kelompok radikal pro Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Serangan Solo merupakan rangkaian operasi Ramadan ISIS di seluruh dunia. Targetnya adalah aparat sebagai cara balas dendam," kata Ridlwan dihubungi dari Jakarta, Selasa (5/7).

Ridlwan menilai, Solo dipilih menjadi lokasi bom bunuh diri karena sejak lama menjadi basis beberapa gerakan radikal pro ISIS. Menurut dia, serangan di Solo merupakan penghinaan bagi pemerintah dan negara karena Presiden berasal dari solo.

Ridlwan menilai pasca-serangan Solo aparat perlu mewaspadai adanya serangan susulan di daerah lain di Indonesia.

"Setelah serangan Solo ini perlu ditetapkan siaga satu di seluruh Indonesia dan tetap waspada serangan susulan," ujar dia.

Pagi tadi terjadi aksi bom bunuh diri di Mapolresta Solo, yang mengakibatkan seorang personel polisi luka. Sedangkan pelaku tewas di lokasi kejadian.

Aksi bom bunuh diri di Solo ini terjadi setelah sebelumnya terjadi ledakan di tiga kota di Arab Saudi pada Senin (4/7) waktu setempat.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP