Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bokek, kuli bangunan ancam pelacur minta ngeseks gratis

Bokek, kuli bangunan ancam pelacur minta ngeseks gratis PSK. shutterstock

Merdeka.com - Hermanto alias Herman (27) harus berhadapan dengan hukum karena tak mampu menahan nafsu birahinya. Buruh bangunan ini masuk penjara setelah mengancam seorang pelacur dengan pisau agar mau melayaninya secara gratis.

Kejadian ini berawal saat Hermanto bertemu Minah (19) di tempat perempuan itu mangkal di pinggiran Jalan Gatot Subroto, Medan, Senin (25/3) dini hari. Setelah sepakat pada harga Rp 250 ribu sekali main, keduanya bergerak menuju Menara Hotel, Jalan Gatot Subroto, Medan.

Di dalam kamar, sebelum berhubungan intim, Minah meminta uang kepada Hermanto. Dimintai uang, laki-laki itu justru menghunus sebilah pisau.

Hermanto kemudian meminta Minah agar melakukan hubungan intim terlebih dulu. Perempuan yang tinggal di Jalan Rantang, Medan, itu menolak dan mencoba keluar kamar, tapi usahanya tak berhasil. Hermanto memukulnya dan mengancamnya dengan pisau.

Usaha Hermanto untuk ngeseks gratis gagal karena Minah berteriak. Pengunjung dan warga sekitar Menara Hotel berdatangan. Hermanto pun tak berkutik saat jadi bulan-bulanan warga. Dalam keadaan babak-belur, dia diserahkan Mapolsekta Medan Baru.

Saat ditanyai di kantor polisi, Hermanto mengaku khilaf. "Saya cuma mau hubungan intim dengan dia. Karena tak ada uang, saya mengancam dia," akunya.

Kapolsekta Medan Baru Kompol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, pelaku diamankan bersama barang bukti sebilah pisau yang digunakan untuk mengancam korban. Kata dia, pelaku dijerat dengan Pasal 53 KUHP subsider Pasal 352 KUHP subsider UU No 12 Daurart/1952. "Pelaku masih kita periksa," katanya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP