Bocah SD diperkosa, polisi amankan kasur kumal dari TKP
Merdeka.com - Bocah malang murid SD berinisial SA (6), warga Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, Makassar masih terbaring lemas dan mendapat penanganan medis tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara, Makassar. Dia mengalami pendarahan parah akibat tindak perkosaan yang dialaminya, Senin (30/5) sore.
Pihak kepolisian pun langsung membentuk tim gabungan dari Reskrim Polsek Panakkukang dan Polrestabes Makassar untuk mengejar pelaku.
"Laporannya sudah kita limpahkan ke Polrestabes Makassar dan kita langsung bentuk tim gabungan," kata Kompol Wahyuddin Rahman, Kapolsek Panakkukang yang dikonfirmasi, Senin (30/5).
Setelah menerima laporan awal tadi sore, pihaknya langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Barang bukti yang diamankan dari rumah kosong, TKP perkosaan itu berupa kasur kumal yang penuh bercak darah, juga celana dalam korban.
"Ini kami bersama tim penyidik Reskrim dan Satgas unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar baru tiba di TKP melakukan identifikasi dan olah TKP," jelas Kompol Wahyuddin Rahman.
Sementara itu, Zul paman korban saat ditemui di RS Bhayangkara mengatakan, pihaknya menduga jika pelaku perkosaan adalah orang sekitar TKP atau setidaknya warga Kelurahan Paropo juga. Sebab, pelaku bisa tahu di tempat itu ada rumah kosong. Padahal rumah kosong itu berada dalam lorong kecil terjepit di antara rumah warga.
"Harapan kami, polisi segera temukan pelakunya," tutur Zul.
Rumah kosong yang jadi tempat perkosaan itu adalah rumah yang sudah nyaris ambruk karena kosong tak terurus serta gelap gulita.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya