Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bocah SD di Palembang Tewas Tersetrum Saat Kejar Layang-Layang

Bocah SD di Palembang Tewas Tersetrum Saat Kejar Layang-Layang Ilustrasi kesetrum. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - RDJ (8) tewas tersetrum listrik saat mengejar layang-layang yang putus. Pemilik kabel listrik pun terancam dikenakan hukuman pidana.

Peristiwa itu terjadi saat bocah SD itu mengejar layang-layang di sekitar rumahnya di Kecamatan Sukarami, Palembang, Jumat (18/1). Dia pun masuk ke pekarangan rumah tetangganya, Kusbianto (64), tempat layangan itu jatuh.

Sial, begitu mengambil layang-layang, korban tersengat kabel yang dipasang di sekeliling kandang ayam pemilik rumah. Korban tewas beberapa saat setelah dilarikan ke rumah sakit.

Ayah korban, Miswadi (51) mengaku tak menyangka anaknya tewas secara sadis akibat sengatan listrik.

"Anak saya yang perempuan lihat langsung Rahmat kesetrum. Dia lagi kejar layang-layang," ungkap Miswadi, Jumat (18/1).

Sementara Kusbianto berdalih memasang kabel yang dialiri listrik untuk menjebak musang yang kerap memangsa ayamnya. Dia tidak menyangka kabel itu justru mengenai anak tetangganya sendiri.

"Saya benar-benar cuma buat jebak musang, tidak tahu kena orang," kata Kusbianto yang telah diamankan di kantor polisi.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Rivanda mengatakan, pemilik rumah dapat dikenakan Pasal 359 KUHP tentang kelalaian, yang menyebabkan matinya orang dengan ancaman pidana lima tahun penjara. Pihaknya mengimbau warga tidak memasang jebakan listrik sembarang tempat karena dapat membahayakan orang lain.

"Walaupun tidak sengaja, pemilik kandang ayam itu bisa dipidana karena atas kelalaiannya membuat orang mati," tegasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP