Bobroknya birokrasi sumbang masalah untuk Papua
Merdeka.com - Tak membantu dan bermasalah, itulah yang digambarkan sebagian orang terhadap birokrasi yang berada di Papua. Birokrasi Papua dianggap lemah akibat campur tangan kepentingan politik.
"Ketidakefektifan dari sisi keberadaan kepemerintahan. Birokrasi sangat lemah dari sisi kapabilitasnya. Pemda relatif tersandera kelompok politik yang ada di Papua," ujar Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq usai diskusi polemik Papua yang tak kunjung reda, di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (16/6).
Permasalahan birokrasi dan Pilgub serta Pilkada yang terus berlarut-larut juga menjadi masalah yang signifikan. Apalagi pemerintah daerah tidak turun langsung malah lebih sering berkunjung ke Jakarta, Makassar dan sebagainya.
"Leadership lemah ,masih terus terjadi terkait isu pilkada, penyelesaian konflik antara suku tidak dilakukan. Tidak berani mengambil terobosan seperti dialog Jakarta-Papua," kata Adriana Elisabeth dari tim kajian Papua LIPI.
Seperti yang diketahui hingga saat ini DPR dan KPU Papua saat ini tengah giat melaksanakan tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) periode 2012-2017. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya