BNPT Sebut Rutan Terorisme Overload
Merdeka.com - Rumah tahanan untuk tersangka dan terdakwa kasus tindak pidana terorisme mengalami kelebihan kapasitas. Penyebabnya, semakin banyak terduga pelaku terorisme yang ditangkapi.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar saat rapat dengan Komisi III DPR RI, Selasa (24/1).
"Kita juga mengalami juga overload pada rutan-rutan yang berkaitan dengan penampung menampung kejahatan para tersangka terorisme," ungkap Boy.
Ia mengatakan, jumlah terduga teroris yang ditangkap dan narapidana kasus terorisme semakin bertambah.
"Jumlah terduga teroris yang ditangkap dan narapidana tindak pidana semakin bertambah," ucapnya.
Penambahan terduga pelaku terorisme disebabkan upaya pencegahan kasus teror yang maksimal. Serta upaya penegakan hukum di level pencegahan. Sehingga banyak yang ditangkapi.
"Karena adanya kebijakan upaya-upaya pencegahan yang maksimal ya atau preventif strike yang penegakan hukum mulai dari level level pencegahan," tutup Boy.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya