Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BNPT sebut pemerintah sudah bentuk satgas bebaskan 10 WNI

BNPT sebut pemerintah sudah bentuk satgas bebaskan 10 WNI abu sayyaf. ©2016 themediaproject.org

Merdeka.com - Pemerintah masih mencari cara untuk membebaskan 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di perairan Filipina. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Tito Karnavian mengatakan, pemerintah telah membentuk satgas untuk membebaskan mereka.

"Untuk Abu Sayyaf, Wapres sudah bentuk Satgas. Isinya Menko Polhukam, BIN, TNI, Polri, BNPT dan Kemlu. Kami tak tepat menyampaikan satgas ini," kata Tito di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/4).

Tito enggan menjelaskan secara panjang soal peran dan kerja Satgas ini sampai sejauh mana. Kata dia, penjelasan semuanya satu pintu dari Menko Polhukam.

"Semua harus satu suara, jangan kami yang beri statement. Statement dari Polhukam," ucapnya.

Menurut Tito, Satgas ini memiliki opsi-opsi untuk membebaskan 10 WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf. Dia menambahkan, peran BNPT dalam Satgas ini adalah memahami jaringan Abu Sayyaf di Tanah Air.

"Kami tak miliki cabang di sana, tak seperti Kemlu yang punya cabang di sana," tandasnya.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP