BNPB: Tenda VIP SBY bukan cuma satu tapi banyak
Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengajukan realokasi anggaran Rp 15 miliar ke DPR untuk membeli tenda VIP. Tenda VIP itu kabarnya akan digunakan SBY saat meninjau lokasi bencana.
Menurut Kepala BNPB Syamsul Maarif, uang sebanyak itu akan digunakan untuk membeli banyak tenda.
"Itu tidak untuk satu saja tapi berpuluh-puluh," kata Syamsul di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/9).
Syamsul mengatakan, untuk membeli tenda-tenda itu sebenarnya hanya membutuhkan dana Rp 12 miliar. Uang itu sedianya dapat membeli 20 tenda.
"Itu sekitar Rp 12 miliar tapi plus PPN jadi total Rp 15 miliar alokasinya," jelasnya.
Syamsul memastikan bahwa usulan pembelian tenda ini murni dari BNPB. Selain buat pelindung Presiden SBY dan rombongan saat berkunjung, tenda itu juga direncanakan sebagai tempat steril bagi korban bencana alam.
"Itu inisiatif BNPB. Tapi bukan hanya untuk presiden saja, itu sebetulnya juga bisa jadi posko pengendali. Selain itu supaya nanti bisa menjadi tempat steril bagi warga yang terkena bencana, misalnya kalau rumah sakit rusak kan butuh tempat steril juga. Atau seperti di Bromo, itu kan dingin banget jadi butuh tempat yang memadai," klaimnya.
Saat ditanya kenapa anggaran yang direalokasikan sebesar itu, Syamsul berkelit hal itu masih dalam pembahasan dan belum menjadi satu keputusan. Seandainya pun anggaran itu ditolak BNPB, dia mengaku pasrah. Meskipun dia menyadari posko itu sangat dibutuhkan apalagi bencana itu terjadinya di daerah-daerah terpencil.
"Harga masih rata-rata sekitar berapa kalau lebih bisa dikurangi. Kalau memang dalam pembicaraan anggaran ini tidak diterima juga nggak apa-apa," katanya.
"Tetapi untuk memaksimalkan di dalam pengendalian, maka posko ini diperlukan. Jadi jangan disamakan dengan Jakarta, seperti Papua itu kan susah mencari tempat untuk pengendalian," tandasnya. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya