Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BNPB: Masih Terjadi Longsor Susulan di Sukabumi

BNPB: Masih Terjadi Longsor Susulan di Sukabumi korban longsor di Sukabumi. ©2019 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga kini masih terus terjadi longsor susulan di Sukabumi, Jawa Barat. Namun, dengan intensitas kecil.

"Longsor susulan masih terjadi meski intensitasnya kecil," kata Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Selasa (1/1).

Untuk proses evakuasi, lanjut Sutopo, selain terkendala minimnya alat berat, kondisi tanah yang masih rapuh juga mempersulit tim SAR.

"Kondisi tanah juga rapuh, terurai dan berlumpur akibat hujan menyebabkan kesulitan tim SAR mencari korban," ujarnya.

Sutopo menambahkan, lokasi longsor juga menarik warga sekitar datang hanya untuk sekedar melihat sampai membantu proses evakuasi. "Bantuan terus berdatangan tapi terhambat oleh banyaknya masyarakat yang melihat bencana. Wisata bencana seperti ini selalu terjadi di saat bencana. Masyarakat berdatangan ingin melihat lokasi bencana. Ada juga ingin menengok dan membantu kerabat yang terkena bencana," katanya.

Sutopo menuturkan hujan deras yang mengguyur sekitar Desa Sirnaresmi menyebabkan aliran permukaan di areal hutan dan persawahan. Jenuhnya air menyebabkan longsor perbukitan dan materialnya meluncur menuruni lereng kemudian menimbun sekitar 34 rumah kampung adat bagian bawahnya yaitu di Kampung Cimapag, Desa Sinaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada 31/12/2018 pukul 17.00.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP