Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BNPB sebut banjir di Indonesia membaik

BNPB sebut banjir di Indonesia membaik Banjir Ambon. REUTERS

Merdeka.com - Hujan yang mengguyur secara bersama membuat sebagian wilayah di Indonesia terancam banjir. Penanganan banjir kali ini dinilai semakin membaik dari tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Laksda Willem Rampangilei, mengatakan pascabanjir kondisi sejumlah wilayah mulai membaik. Dia juga memuji berbagai langkah penanganan banjir yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kita bicara fakta bahwa kondisi membaik, dan pengungsi mulai kembali. Pengendalian banjir di PUPR," ungkapnya di lokasi pengungsian Masjid Universitas Borobudur, Rabu (22/2).

Terkait kondisi di Jakarta, lanjut Willem, banjir memang tidak bisa dicegah. Di beberapa daerah Indonesia pun mengalami kondisi yang sama. Ada 22 provinsi yang terdampak banjir dari Januari-Februari, 95 kabupaten, dan 8.000 masyarakat yang sudah terdampak.

"Tidak mungkin kita mencegah banjir. Apa yang terjadi di Jakarta juga terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia," tambahnya.

Willem menyebutkan data dari BNPB tercatat, hampir 150 juta warga yang tinggal di tempat rawan bencana. Rinciannya, 60 juta tinggal di tempat rawan banjir, 40 juta rawan longsor, 4 juta rawan tsunami, 1,1 juta rawan erupsi. Selain itu, terus dilakukan berbagai penanganan, apalagi musim hujan masih akan membayangi sampai bulan Maret.

"Dinas PU sudah memetakan di beberapa titik. Yang perlu saya sampaikan tidak mungkin hanya pemerintah saja yang menangani. Maka kita kolaborasi kemitraan strategis dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat," paparnya.

"Menurut berita dari BMKG, sekarang ini masa transisi dan kita berdoa saja tidak ada hujan besar. Jadi kita harus tetap waspada sampai dengan akhir Maret," kata Willem.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP