BNPB klaim kebakaran lahan berkurang berkat ide kanal sekat Jokowi
Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengklaim titik api kebakaran lahan gambut di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengalami pengurangan sejak dibuatnya kanal sekat. Kanal itu dibuat usai Presiden Jokowi mengunjungi Kalimantan Tengah, Idul Adha lalu.
"Kunjungan presiden saat Idul Adha, beliau memerintahkan untuk buat kanal sekat. Maka upaya pemadaman termasuk pencegahan adalah membuat kanal bersekat," kata Kepala BNPB Willem Rampangilei di Kantor BNPB, Jl. Pramuka, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (1/10).
Setelah diperintahkan Jokowi, BNPB dibantu TNI membuat kanal air bersekat di lahan gambut. Kanal ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan air untuk antisipasi kembali terbakarnya lahan gambut.
"Kanal ini sangat membantu percepatan pemadaman. Kita sudah laksanakan di Kalteng dan Kalsel yang dimulai tanggal 25 September, sekarang sedang dalam proses penyelesaian dan mudah-murahan rampung tanggal 10 Oktober ini."
Dari penuturannya, sebelumnya pernah dibuat kanal namun tidak bersekat. Jadi kanal itu hanya membendung air. Akibatnya, lahan gambut menjadi kering dan mudah terbakar.
"Memang lahan gambut yang kering karena kanalisasi pada masa lalu. Jadi dibuat kanal tanpa dibendung, tanpa dibuat sekat maka lahan gambut kering. Kan kalau kering dan kalau sudah terbakar sulit dipadamkan," tandas dia. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya