BNPB Distribusikan Bantuan Logistik 8 Ton untuk 2 Desa di Sulbar
Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mendistribusikan bantuan logistik sebanyak 8 ton untuk dua desa terdampak gempa bumi magnitudo 6,2 di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dua desa tersebut yakni Kalobang dan Lemo-lemo.
"Desa Kalobang dan Lemo-lemo merupakan desa terisolir," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati melalui keterangan tertulis, Sabtu (30/1).
Pengiriman bantuan logistik dilakukan dua kali. Pendistribusian pertama sebanyak 4 ton ditujukan ke Desa Kalobang. Pengiriman bantuan 4 ton berikutnya untuk Desa Lemo-lemo.
Distribusi bantuan logistik menggunakan helikopter berjenis Chinook pada Jumat (29/1) dari Bandar Udara Tampa Padang. Pendistribusian menggunakan teknik precision long line atau menggantungkan bantuan dari Chinook dengan tali sepanjang beberapa meter.
Raditya menjelaskan, ketika bantuan telah menyentuh tanah, pengait dilepas oleh tiga petugas Satuan Tugas (Satgas) TNI AU yang sudah bersiap. Setelah bantuan dikeluarkan dari jaring, petugas kembali mengaitkan ke tali yang dibawa Chinook.
"Tanpa harus mendarat, helikopter tetap berputar di udara," ujarnya.
Sebagai informasi, gempa yang mengguncang Sulawesi Barat pada 14 dan 15 Januari lalu mengakibatkan 90 orang meninggal dunia. Rinciannya, 79 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 11 di Kabupaten Majene.
Sementara itu, tiga orang dinyatakan hilang. Tiga orang yang dinyatakan hilang tersebut dilaporkan di Dusun Aholeang, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.
Warga Terdampak Gempa Mulai Kembali ke Rumah Masing-Masing
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati mengatakan warga terdampak gempa bumi bermagnitudo 6,2 di Desa Kalobang dan Lemo-lemo, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat mulai menempati rumah masing-masing.
"Kondisi terkini para warga terdampak gempa di Desa Kalobang dan Desa Lemo-lemo sudah mulai menempati tempat tinggal masing-masing. Anak-anak sudah mulai beraktivitas dan bermain di luar rumah," katanya melalui keterangan tertulis, Sabtu (30/1).
Sementara itu, sejumlah warga tengah melakukan pengecekan kesehatan. Mereka dikoordinir para relawan medis.
Sebelumnya, Raditya melaporkan BNPB telah mendistribusikan bantuan logistik sebanyak 8 ton untuk desa Kalobang dan Lemo-lemo. Dua desa tersebut terisolir usai diguncang gempa bermagnitudo 6,2.
Pengiriman bantuan logistik dilakukan dua kali. Pendistribusian pertama sebanyak 4 ton ditujukan ke Desa Kalobang. Pengiriman bantuan 4 ton berikutnya untuk Desa Lemo-lemo.
Distribusi bantuan logistik menggunakan helikopter berjenis Chinook pada Jumat (29/1) dari Bandar Udara Tampa Padang. Pendistribusian menggunakan teknik precision long line atau menggantungkan bantuan dari Chinook dengan tali sepanjang beberapa meter.
Raditya menjelaskan, ketika bantuan telah menyentuh tanah, pengait dilepas oleh tiga petugas Satuan Tugas (Satgas) TNI AU yang sudah bersiap. Setelah bantuan dikeluarkan dari jaring, petugas kembali mengaitkan ke tali yang dibawa Chinook.
"Tanpa harus mendarat, helikopter tetap berputar di udara," ujarnya.
Sebagai informasi, gempa yang mengguncang Sulawesi Barat pada 14 dan 15 Januari lalu mengakibatkan 90 orang meninggal dunia. Rinciannya, 79 orang meninggal dunia di Kabupaten Mamuju dan 11 di Kabupaten Majene.
Sementara itu, tiga orang dinyatakan hilang. Tiga orang yang dinyatakan hilang tersebut dilaporkan di Dusun Aholeang, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya