Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

BNPB cabut peringatan dini tsunami akibat gempa di Cile

BNPB cabut peringatan dini tsunami akibat gempa di Cile Tsunami Aceh. ©Reuters

Merdeka.com - Berdasarkan analisis data monitoring alat observasi tinggi muka air laut di Papua, maka Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir untuk seluruh wilayah Indonesia. Hal itu terhitung mulai hari ini.

"Dengan dicabutnya peringatan dini tsunami tersebut, maka masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sediakala," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya, Kamis (3/4).

Berdasarkan informasi dari beberapa BPBD melaporkan tidak terlihat adanya tsunami. Masyarakat telah kembali beraktivitas seperti biasa. Adanya peringatan dini tsunami dari BMKG kemarin menunjukkan bahwa ancaman tsunami bagi pesisir Indonesia berada dari gempa di sekitar perairan wilayah Indonesia maupun dari luar wilayah Indonesia.

Menurut Sutopo, jika sumber gempa berasal dari lokal atau wilayah di sekitar Indonesia, tsunami datang hanya memerlukan waktu lebih kurang 30 menit dari terjadinya gempa. Namun jika berasal dari daerah yang jauh bisa membutuhkan waktu beberapa jam.

"Ada 5 juta penduduk Indonesia yang tinggal di daerah rawan tsunami tinggi hingga sedang. Dengan kondisi tersebut maka kesiapsiagaan masyarakat menghadapi tsunami perlu terus ditingkatkan," terangnya.

Sebelumnya BNPB menyebut ada 115 wilayah di Indonesia yang rawan tsunami akibat gempa di Cile. Warga masyarakat di sepanjang pesisir pun diminta menjauhi laut.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP