BNN sebut pabrik ekstasi rumahan di Tangerang didesain laboratorium narkotika
Merdeka.com - Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menyebut pabrik ekstasi di Perumahan Alam Raya Blok B 67 Kecamatan Benda, Kota Tangerang, didesain menjadi laboratorium besar narkotika. Dugaan itu setelah petugas gabungan dari BNN, Bareskrim, dan Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap seluruh bangunan rumah disewa jaringan ini.
"Kita simpulkan bahwa sindikat ini kelihatannya bermaksud untuk membuat laboratorium yang besar, juga ingin memproduksi narkoba jenis ekstasi dengan jumlah besar pula," kata Arman di lokasi penggerebekan, Rabu (17/1).
Dari penelusuran ditemukan peredam suara di rumah tersebut. Diduga untuk mengelabui warga sekitar saat melakukan produksi.
"Apabila mesin sedang bekerja siang atau malam itu tidak menimbulkan suara bising. Sehingga tidak diketahui oleh masyarakat sekitar terutama tetangga," ujarnya.
Petugas juga menemukan satu ruangan khusus terdapat mesin pendingin selain ruang kedap suara. "Kemudian kita juga melihat ada satu ruangan yang sudah dipersiapkan, sudah dipasang pendingin, sudah dipasang peredam, disiapkan untuk mesin yang lebih canggih lagi," tukasnya..
Sementara dari sisi lokasi, keberadaan rumah pabrik ekstasi yang berada di ujung blok atau jalan buntu. Hal itu meyakinkan petugas jika pabrik rumahan ekstasi ini sangat terorganisir.
"Lokasi ini sudah jalan buntu, tentu ada maksudnya supaya orang yang bolak-balik akan langsung ketahuan, pasti kalau dua kali orang lewat di depan rumah ini terus kembali lagi, orang di dalam pasti sudah merasa curiga atau mereka pasang alarm," tandasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya