BMKG perkirakan musim hujan berakhir April
Merdeka.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan musim hujan baru akan berakhir pada bulan April, seiring dengan datangnya kemarau. Namun, di bulan itu diperkirakan masih dalam tahap transisi.
"Kita masih jauh, Januari saja belum selesai. Mungkin sekitar bulan April dan seterusnya (secara) transisi," kata Kepala Bidang Peringatan Dini BMKG, Achmad Zakir di Gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Jakarta, Senin (20/1).
Sedangkan, kata Zakir, untuk musim hujan yang melanda di Jabodetabek diperkirakan akan sesuai pada waktu normal.
"Kalau normalnya Jabodetabek itu mulai dari November, Desember, Januari, Februari, Maret," ungkapnya.
Namun, pihaknya belum bisa memastikan. Sebab teknologi saat ini hanya mampu memprediksi dalam waktu enam hari ke depan.
Topik pilihan: Banjir Manado | Banjir Pantura
"Karena kita bicara cuaca, kita gak bisa memprediksi sebulan ke depan. Yang ada maksimum 6 hari. Makanya kita jawab, secara klimatologi," ungkapnya.
Sebelumnya, BMKG memperkirakan intensitas hujan di Jabodetabek mulai besok sudah kembali normal. Meski sudah mulai normal, wilayah Jakarta diprediksi masih diguyur hujan.
Selain itu, curah hujan kali ini lebih rendah dibandingkan tahun kemarin. Tapi secara jumlah lebih besar tahun ini.
Sedangkan, hujan yang melanda Jabodetabek beberapa hari kemarin memang sempat tinggi. Namun, belakangan hujan sudah kembali normal.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya