Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Blusukan ke Bekasi, Ridwan Kamil Minta Pejabat Daerah Turun Menyemangati Warga

Blusukan ke Bekasi, Ridwan Kamil Minta Pejabat Daerah Turun Menyemangati Warga Ridwan Kamil blusukan ke Bekasi. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kembali melanjutkan agenda blusukan sekaligus memberikan bantuan kepada warga terdampak PPKM darurat yang tak masuk data penerima bansos. Kali ini, daerah yang disasar adalah Kabupaten Bekasi.

Sejumlah wilayah seperti Serang Baru, Ciledug, Setu dan Bantargebang dan Cikarang lalu Jatirasa, Kota Bekasi ia sambangi dengan cara menunggangi sepeda motor.

Saat memberikan bantuan sembako dan uang tunai, Ridwan Kamil menyempatkan waktu berbincang dengan warga mengenai dampak yang dirasakan. Ia mencatat aspirasi dan harapan dari mereka mengenai penanganan pandemi.

Dalam perjalanannya, pria yang akrab disapa Emil ini mendapat informasi mengenai satu keluarga yang menjalani isolasi mandiri di wilayah Bantargebang. Di sana, ia memberikan semangat agar terus berupaya sembuh sekaligus mengingatkan kepada aparat setempat dan warga lain untuk responsif membantu.

Agenda blusukan ini merupakan lanjutan dari agenda serupa yang sudah dimulai pada awal pekan ini. Setelah wilayah Bandung Raya dan Bekasi, ia akan melanjutkan agenda ini di wilayah Bekasi, Cianjur dan Bogor.

Ridwan Kamil mengaku sudah menginstruksikan kepada pejabat di Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk melakukan hal yang sama. Menurut dia, dalam situasi kedaruratan pandemi Covid-19, masyarakat perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

“Saya sudah memerintahkan agar semua pejabat turun untuk menunjukan kehadirannya menyemangati masyarakat. Kita ada 27 daerah, dimana dinas sekarang ditugaskan menjadi penghubung. Istilahnya semua dinas adalah dinas kesehatan, semua PNS hari ini adalah petugas kesehatan,” ucap dia, Jumat (23/7).

“Saya kemarin (blusukan) di Bandung Raya, sekarang Bekasi nanti Bogor sampai Cianjur. Tetap menyisir khusus mereka yang tidak termasuk dalam data formal. Dalam situasi ini, seperti pedagang yang KTP dari luar, enggak masuk ke daftar (penerima bantuan) lokal. Jadi semangat hadir itu ingin ditunjukan khusus kepada mereka yang tidak terwakili sistem formal,” ia melanjutkan.

Ridwan Kamil ini mengaku memilih untuk menghiraukan komentar negatif mengenai agenda blusukan. Menurut dia, pro dan kontra pasti akan terus ada dalam setiap gerak gerik seorang pimpinan daerah.

“Semua (pejabat) dinas weekend ini semua turun, eselon II esselon III sama, melaporkan untuk menyemangati dan berempati kepada masyarakat. Walaupun kita paham tidak kelihatan (kerja) diomongin, kelihatan (kerja) diomongin. Mending dikerjakan saja walaupun diomongin,” kata dia.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP