Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Blak-blakan model Jelly Jelo, diajak ngamar untuk popularitas

Blak-blakan model Jelly Jelo, diajak ngamar untuk popularitas jelly jelo. ©2016 jelly jelo

Merdeka.com - Wanita itu menunggu di sebuah cafe Mall Kuningan City, Jakarta Selatan. Wajahnya tak asing. Berambut sebahu, mengenakan celana ketat dan kuku tangannya berwarna-warni. Dialah Jelly Jelo, model majalah pria dewasa belakangan namanya menjadi perbincangan jagad maya. Sekali posting, pengikutnya pun langsung berkomentar. Maklum, wanita kelahiran Bandung, Jawa Barat ini kerap memamerkan foto-foto seksi aktivitas kesehariannya. Jadi bukan tanpa sebab, unggahan fotonya pun membuat lelaki penasaran. Tak jarang komentar-komentar pengikutnya pun bernada miring. Misal dia dikatakan mirip dengan bintang porno Mia Khalifa dan Audrey Bitoni.

jelly jelo

jelly jelo ©2016 instagram.com/jelly jelo

"Ya kalau sudah komen enggak aku delete. Kalau aku kesal, aku langsung blok," ujar Jelly saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa lalu.Menjadi model majalah dewasa memang menjadi tantangan sendiri bagi pemilik nama asli Yuli ini. Kerap menampilkan bagian tubuh seksi membuat kotak pesan akun media sosialnya pun banjir berbagai kiriman. Mulai dari hal positif hingga negatif. Namun Jelly mengaku kerap mendapatkan pesan negatif menjurus pornografi. "Ada yang suka iseng inbox, tetapi aku gak pernah respons," katanya sambil menunjukan pesan dari lelaki tak dikenal berisi hal tak senonoh.

jelly jelo

jelly jelo ©2016 jelly jelo

jelly jelo

jelly jelo ©2016 jelly jelo

Menurut dia, menjadi model memang banyak tantangannya. Banyak juga menawarkan jalur khusus untuk mendongkrak popularitas. Pernah suatu waktu, ada seorang produser menawarkannya untuk menjadi populer. Syaratnya, dia harus melakukan negosiasi di kamar apartemen. Namun Jelly menolak tawaran itu. Penolakan kopi darat di kamar apartemen itu pun membuatnya tak jadi dipakai sebagai salah satu peran. Namun seorang temannya sesama model majalah pria dewasa justru mendapatkan peran ditawarkan kepada Jelly asal mau kopi darat di kamar apartemen. "Kalau tawaran yang enggak-enggak banyak," ujar Jelly.

jelly jelo

jelly jelo ©2016 instagram.com/jelly jelo

Bagi Jelly, terjun ke dunia model majalah dewasa karena kecintaannya soal seni. Dia pun menerima jika ada pandangan negatif mengenai foto-foto seksinya. "Ini soal cara pandang saja, saya kira warga Jakarta sudah maju pola pikirnya," tandasnya.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP