Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Black box Sukhoi diperkirakan di dasar lembah

Black box Sukhoi diperkirakan di dasar lembah sukhoi. merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Proses evakuasi korban dan bangkai pesawat Sukhoi Superjet 100 di sekitar lereng Gunung Salak, Bogor, masih terus dilakukan. Lima hari pasca insiden itu, tim SAR gabungan belum juga berhasil menemukan kotak hitam (black box) pesawat nahas tersebut.

Keberadaan kotak hitam ini sangat penting untuk mengungkap kronologi detik-detik sebelum si burung besi buatan Rusia itu menabrakkan tebing dan terbakar. Kepala Basarnas Marsekal Madya Daryatmo menyebut, kotak hitam itu diperkirakan berada di kedalaman 150 meter.

"Black box belum ditemukan. Tim butuh turun sekitar 150 meter ke tengah untuk mendapatkan black box itu," kata Daryatmo di Lanud Halim Perdanakusuma, Minggu (13/5).

Dia menegaskan, kabar bahwa black box itu sudah ditemukan tidak lah benar. Selain itu, katanya, tim juga masih fokus untuk mengevakuasi jasad para korban yang berserakan di lokasi.

"Jadi memang dari kemarin ada kesimpangsiuran tapi sampai saat ini belum ditemukan," tegasnya.

Untuk proses evakuasi hari ini sendiri, lanjut Daryatmo, tim dari posko Cijeruk kembali mengirimkan 2 kantong yang berisi jasad para penumpang. Dengan begitu, total kantong jenazah yang sudah masuk ke Lanud Halim kemudian dikirimkan ke RS Polri sejak Sabtu kemarin berjumlah 18 kantong.

"Dan sekarang semuanya sedang di investigasi di sana (di RS Polri)," jelasnya.

Terkait kedatangan tim evakuasi Rusia, Daryatmo mengatakan bahwa kerja mereka di bawah kendali Tim SAR Indonesia. Dia berharap cuaca di sekitar lokasi terus membaik dan proses evakuasi bisa berjalan dengan lancar dan segera selesai.

"Tidak mudah mengevakuasi dari bawah ke atas karena kemiringannya sangat tajam. Jadi sabar dulu lah. Saya tentu inginkan evakuasi secepat mungkin dilaksanakan. Data hasil identifikasi itu sudah ada di tim evakuasi tapi kita kumpulkan data dulu. Kita ingin cepat tapi kan data juga harus akurat," tandas Daryatmo. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP