Bisnis kotoran bernilai jutaan
Merdeka.com - Menyebut nama hajat hewan tentunya kotoran akhir yang keberadaannya sering disingkirkan. Kalau perlu dibersihkan dan baunya tidak membuat rusak lingkungan. Namun di tangan sebagian orang, kotoran bisa bernilai jutaan dan diolah menjadi berbagai macam rupa bahkan bisa masuk ke tubuh manusia.
Kopi luwak salah satu contoh produk berasal dari kotoran hewan. Tak hanya nikmat dalam sajian, ternyata ampas buangan binatang itu jadi salah satu minuman dengan berharga mahal dan disukai banyak orang. Ada pula kotoran sapi yang menjadi parfum dan makanan. Jangan terburu mual sebab ternyata rasanya lezat dan dipercaya bisa membuat stamina tubuh meningkat.
Pertanyaan selanjutnya, berbahayakah kotoran itu untuk tubuh manusia?
Dilansir dari situs healthylife.com, asalkan diolah dengan benar, ampas buangan hewan itu punya banyak manfaat. Kopi luwak, misalnya. Keunggulannya antara lain: menurunkan resiko penyakit kanker kulit, mencegah alzeimer (penyakit kerusakan sel otak), dan mencegah diabetes.
Ada pula Terites, makanan tradisional suku Batak Karo yang berasal dari kotoran sapi atau lembu. Masyarakat Karo sangat percaya memakan Terites bisa membuat kekebalan tubuh meningkat dan tahan terhadap penyakit.
Itu sebabnya Terites sering dikonsumsi untuk 'obat'. Penyakit dapat diatasi Terites antara lain: maag akut, masuk angin berat, dan kurang nafsu makan. Sebaliknya, bagi suku lain di luar Karo, makanan ini tentu sangat menjijikkan lantaran ampas sapi dan sedikit baunya masih kentara.
Apapun anggapannya, nyatanya memang kotoran hewan masih bermanfaat bagi kehidupan manusia. Selain bisa diolah kembali, juga mampu menggembungkan pundi-pundi rupiah di kantong para pebisnis kotoran ini.
Jadi, tertarik untuk mencobanya?
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya