Bingung bayar indekos, alumnus ponpes di Bantul nekat mencuri
Merdeka.com - Teduh Finistian, seorang lulusan sebuah pondok pesantren nekat mencuri sebuah komputer jinjing dan telepon seluler. Alasannya dia terdesak membayar kos karena sudah menunggak selama tiga bulan.
Akibat perbuatannya itu, Teduh harus berurusan dengan pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polresta Kota Yogyakarta, Kompol Heru Muslimin mengatakan, peristiwa itu terjadi pada akhir 2015 lalu. Saat itu, Sugeng Hendrik Kurniawan, seorang mahasiswa asal Kampar, Riau, kehilangan laptop dan ponsel diletakkan dalam kamar indekos di Pakel Baru, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
"Korban kehilangan dan curiga pelaku. Lalu melapor ke polisi. Kami kemudian menindaklanjuti laporan dan mencari pelaku," kata Heru, Jumat (26/2).
Saat diperiksa, diketahui pelaku dalam beraksi tidak menggunakan alat bantu. Pelaku dengan leluasa masuk ke kamar indekos korban, yang saat itu dalam keadaan sepi dan tidak terkunci. Kemudian, dia langsung mengambil laptop dan telepon pintar, setelah itu langsung melarikan diri.
"Pelaku mengaku kepepet belum bayar kos tiga bulan, lalu muncul niat untuk mencuri," tambah Heru.
Pelaku diketahui merupakan yatim piatu dan sempat menjadi seorang santri di sebuah ponpes yang ada di kawasan Pleret, Bantul.
"Para pelaku kami jerat dengan pasal 363 KUHPidana, ancaman penjara 7 tahun," tutup Heru.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya