BIN ikut terjun bebaskan 10 WNI disandera Abu Sayyaf
Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR Ida Fauziah menjelaskan pemerintah terus melakukan upaya pembebasan 10 WNI yang ditawan kelompok teroris Abu Sayyaf. Informasi yang diterima, Badan Intelijen Negara (BIN) juga ikut terjun memberikan bantuan.
"BIN menyatakan akan membantu. Kemudian pemerintah langkahnya sudah disiapkan. Langkah itu tidak dibuka ke publik," kata Ida di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/4).
Sebelumnya, kelompok Abu Sayyaf meminta tebusan sebesar 50 juta peso atau sekitar Rp 15 miliar untuk bebaskan 10 WNI. Namun dia yakin pemerintah tak akan memberikan tebusan tersebut, melainkan mengupayakan melalui diplomasi.
"Dilematis sekali. Saya kira saya meminta pemerintah mengedepankan diplomasi dan opsi lain untuk membebaskan mereka. Pemerintah memikirkan dengan baiklah. Saya masih percaya opsi yang dilakukan pemerintah itu mungkin tidak dibuka ke publik," tuturnya.
Sejauh ini, katanya, banyak strategi yang telah dirumuskan. Satu-persatu dari strategi tersebut mulai dieksekusi.
"Upaya yang dilakukan pemerintah jalan terus mungkin ada plan a plan b. Saya kira tetap kita berharap pemerintah melakukan langkah terbaik," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya