Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bima Arya Setuju, Bupati Bogor Cuek Ibu Kota Jabar Mau Dipindah

Bima Arya Setuju, Bupati Bogor Cuek Ibu Kota Jabar Mau Dipindah Bupati Bogor, Ade Yasin. ©2019 Merdeka.com/Rasyid Ali

Merdeka.com - Bupati dan Wali Kota Bogor tidak kompak dalam menyikapi rencana pemindahan Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, yang diwacanakan Gubernur Ridwan Kamil.

Jika Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mendukung wacana itu. Sementara Bupati Ade Yasin justru keberatan jika Ibu Kota Jawa Barat bergeser dari Bandung.

Bagi Bima Arya, Gubernur Ridwan Kamil memiliki pemahaman yang baik dalam perencanaan tata kota. Menurutnya, pemindahan ibu kota itu harus diperhatikan dari segi akses dan konektivitas.

"Pak Gubernur ahli tata kota dan arsitek. Jadi pemahamannya lengkap, dari aspek perencanaan, pemikiran dan konsep tata kota. Saya kira ini sudah dipikirkan dengan matang oleh Kang Emil," kata Bima di Balai Kota Bogor, Jumat (6/9).

Bima menilai, wacana Emil itu cukup bagus jika konteksnya untuk pengembangan dan pemerataan pembangunan kota dan kabupaten di Jawa Barat. Dia pun tidak mempermasalahkan lokasi ibu kota baru nantinya.

"Yang penting bagaimana daerah nanti terakses dan terkoneksi dengan baik antara kota dan kabupaten lain di Jawa Barat," katanya.

Sementara Bupati Bogor, Ade Yasin menilai, pemindahan Ibu Kota Jawa Barat, hanya akan menguras energinya dalam menyelesaikan permasalahan di Bumi Tegar Beriman. Ade juga enggan terlibat jauh dalam wacana itu.

"Masih banyak persoalan di Kabupaten Bogor yang butuh perhatian lebih. Saya juga tidak akan mengkaji untuk mengajukan Kabupaten Bogor sebagai ibu kota nantinya," tegas Ade.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP