Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bima Arya Minta Dinkes Audit Protokol Kesehatan Seluruh Rumah Sakit di Bogor

Bima Arya Minta Dinkes Audit Protokol Kesehatan Seluruh Rumah Sakit di Bogor Bima Arya sidak Stasiun Bogor. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Setelah delapan hari nihil kasus positif Covid-19, tiba-tiba dalam satu hari terdapat 16 tambahan kasus baru di Kota Bogor. Jumlah ini merupakan yang tertinggi selama pandemi.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjelaskan, sebagian besar kasus ini berasal dari rumah sakit, selain penularan dari luar Kota Bogor. Pemkot Bogor pun masih melakukan tracing menyeluruh.

"Kita simpulkan bahwa sebagian besar kasus ini berasal dari rumah sakit. Dalam catatan kami, dari tiga rumah sakit. Ada beberapa kasus yang sumbernya dari rumah sakit dan tenaga medis," kata Bima, Kamis (11/6).

Bima mengaku telah memerintahkan Dinas Kesehatan melakukan audit terhadap seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan, untuk memastikan standar protokol kesehatan yang memadai.

"Audit terhadap seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan. Tidak hanya rumah sakit rujukan tapi rumah sakit lain untuk memastikan mereka memiliki protokol kesehatan yang memadai, jangan sampai jadi tempat penularan Covid-19," tegasnya.

Saat ini, secara keseluruhan, ada 59 kasus positif di Kota Bogor. Dari jumlah tersebut, 21 dirawat di rumah sakit dan 38 lainnya menjalani isolasi mandiri.

"Kami memutuskan, agar seluruh kasus diarahkan tidak isolasi mandiri. Tapi dirawat di RSUD Kota Bogor, agar lebih mudah pengawasan. Kalau isolasi mandiri dikhawatirkan tidak terpantau dengan maksimal. Jadi seluruh kasus positif diarahkan di RSUD, Insya Allah tempatnya memadai," kata Bima.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP