Biar kuat jaga, Satpam apartemen di Depok pakai sabu
Merdeka.com - Seorang satpam apartemen di Depok diamankan jajaran Satuan Narkoba Polresta Depok. Pria berinisial R ini diamankan usai menerima paket sabu dari temannya. R adalah satpam sebuah apartemen di kawasan Grand Depok City (GDC).
Dari tangan R didapat barang bukti seberat satu gram sabu. R diamankan Rabu (6/9) sore. Saat itu dia sedang bertugas jaga di apartemen.
"Diamankan saat bekerja. Dia adalah satpam di apartemen," kata Kasat Narkoba Polresta Depok, Kompol Malvino Sitohang, Jumat (8/9).
Pengakuan tersangka, barang itu didapat dari temannya di kawasan Bogor. Saat ini pemasoknya sedang dikejar. Pihaknya masih menyelidiki apakah R berjejaring dengan komplotan lain atau tidak.
"Kita masih dalami. Yang menjadi catatan kami bahwa R seharusnya menjaga keamanan sesuai tugasnya, tetapi justru terlibat narkoba," paparnya.
Atas kasus ini, R dijerat pasal 144 subsider 112 U No 35 No 2009 tentang Narkotika. R dijerat hukuman lima tahun penjara.
Sementara itu, R mengaku memakai sabu untuk kekuatan dan menambah stamina. Karena pekerjaannya sebagai satpam menuntut agar selalu segar. "Biar kuat aja. Makenya di kamar," katanya.
R mengaku sudah lima kali memesan sabu pada temannya. Terakhir dia memesan satu gram seharga Rp 1.250.000. "Buat stok aja dua minggu. Ini yang paling banyak saya pesan," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya