Besok, pencarian hari ke-3 Aviastar fokus ke laut
Merdeka.com - Kepala Basarnas, Marsekal Madya FHB Soelistyo usai melakukan pencarian udara menumpang helikopter bersama deputi Potensi SAR Basarnas, Marsekal Muda Sudipo Handoyo, Minggu, (4/10) menyampaikan, pencarian di hari ketiga besok difokuskan ke laut.
"Kemarin pencarian wilayah laut belum difokuskan karena hitungan kita jika di laut dengan kedalaman 50 meter hingga 60 meter di hari ketiga, hari keempat, jika ada kecelakaan laut, baru mulai muncul terapung," jelasnya saat memberikan keterangan pers di Lanud Hasanuddin, sesaat setelah helikopter yang ditumpanginya petang tadi.
Berdasarkan pertimbangan kondisi alam yang ditemui di wilayah-wilayah yang menjadi fokus pencarian penuh dengan pegunungan, tebing-tebing curam dan hutan lebat, kata Soelistyo, ditetapkan bahwa alat yang paling tepat untuk digunakan mencari adalah helikopter fixed wing untuk menjangkau wilayah bermedan berat itu.
Karena itu untuk pencarian besok, tambahnya, fixed wing akan disiapkan untuk lakukan pencarian di wilayah laut. Khususnya ada tambahan tiga sektor wilayah laut yakni dari Bua (Palopo) ke arah Selatan dengan Siwa (Wajo) ke Utara yang dibagi jadi tiga sektor.
Sementara pencarian di sektor darat, kata KaBasarnas ini lagi, masih ada enam sektor tapi dari enam sektor untuk besok akan fokuskan tim gabungan udara adalah untuk wilayah di sektor V, VI, II plus sektor I yang meliputi wilayah Kabupaten Enrekang, Tator, Sidrap, sebagian Kabupaten Luwu. (MAPPESONA)
Dalam pencarian hari ke-2 ini, Soelistyo terjun langsung mencari pesawat hilang yang mengangkut 10 penumpang dan kru itu.
"Intinya saya turun untuk meyakinkan kondisi medan pencarian, untuk meyakinkan kondisi cuaca di sana. Di samping itu ada 3 area pencarian yakni di area sektor VI, II dan di area yang sebelumnya menginformasikan jika menemukan signal. Saya cek langsung dan sempat mendarat di perkampungan terpencil di pegunungan tapi tidak terbukti," ujar Soelistyo.
Hari ini, imbuhnya, Soelistyo berusaha memastikan kondisi lapangan dan mendapati bahwa pemerintah daerah plus masyarakat turut membantu lakukan pencarian.
"Tadi sempat ketemu Wakil Bupati Sidrap dan teman-teman TNI/Polri, aparat desa yang di daerah terpencil juga membantu. Kita juga sempat ketemu seorang bapak yang memberikan informasi melihat pesawat terbang rendah di wilayah Maiwa, Enrekang tetapi tidak terbukti," ujarnya seraya menambahkan, banyak informasi yang masuk dan menurutnya itu biasa dalam satu operasi.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya