Bertemu tokoh agama, Menag Lukman soroti isu SARA di Pilkada
Merdeka.com - Jelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2017, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh lintas agama. Pertemuan digelar di gedung Kementerian Agama, Jakarta.
Pertemuan dihadiri Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin, Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti, tokoh Tionghoa Jaya Suprana, tokoh Walubi Suhadi Sendjaja, tokoh Matakin Uung Sendana Linggaraja, perwakilan STFT Driyarkarya Franz Magnis Suseno, dan perwakilan KWI Edy Purwanto.
Dalam sambutannya, Lukman mengatakan, pertemuan diadakan untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman serta memberikan masukan, saran dan pandangan. Hal itu agar kehidupan agama khususnya kerukunan umat beragama bisa dipelihara dan dikembangkan menjadi semakin baik dan berkualitas di masa mendatang.
"Ini bangsa besar yang kehidupannya tidak bisa dilepaskan dari agama. Ini bangsa besar yang telah menjalankan kehidupan beragama sejak lama," kata Lukman Hakim dalam sambutannya, Jumat (14/10).
Menurutnya, sekitar tujuh hingga delapan provinsi, 171 kabupaten dan 18 kota akan memasuki masa tahapan pilkada. Lukman mengatakan, pilkada memiliki dua makna yaitu; sebagai penguji apakah kualitas demokrasi di Indonesia bisa dijaga dan pelihara atau bahkan bisa ditingkatkan atau tidak kualitasnya.
"Yang kedua adalah sebagai ujian integritas, apakah melalui pilkada ini kita mampu menyikapi keberagaman politik baik secara santun dan beradab atau tidak," katanya.
Dia menyatakan, agama seharusnya menjadi pegangan di pilkada, bukan malah untuk mengusik dan mengganggu kerukunan hidup beragama.
"Inti dari pertemuan ini adalah agama harus digunakan untuk hal-hal yang positif dalam pilkada ini. Jangan sampai malah memecah belah kerukunan umat beragama karena kita pada hakikatnya adalah satu saudara setanah air. Jangan sampai terkoyak oleh hal-hal tidak penting yang nanti akan kita sesali," katanya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya