Bertemu JK, Menteri Amran bersyukur La Nina datang lebih awal
Merdeka.com - Menteri Pertanian Amran Sulaiman bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, siang ini. Dalam pertemuan ini, Wapres Jusuf Kalla mempertanyakan soal komoditas hasil pertanian.
"Tadi beliau (JK) tanya banyak soal pertanian. Pertama soal komoditas soalnya padi, jagung, kedelai, dan komoditas ekspor seperti kakao, karet, dan sawit. Karet, karena harga turun, replanting solusinya. Karena tujuh tahun, petani kami beri tanah integrasi karet dan jagung sebelum karet berproduksi. Ternyata menguntungkan, 3 juta per hektar. Harga karet juga bisa naik," kata Amran di Kantor Wapres, Jumat (24/6).
Selain itu, Wapres Jusuf Kalla juga menanyakan perkembangan pangan. Menurutnya, bahwa petani bisa panen karena La Nina. Padahal bulan itu sedang musim kemarau dan lahan pertanian sedang kekeringan.
"Kami sampaikan bahwa kami bersyukur ada La Nina. Datangnya mulai terasa, Juli, Agustus, September yang aslinya bulan kering. Kami ubah strategi penanaman, jadi percepatan tanam karena hujan bersambung. Luas tanaman juga ditambah," kata dia.
Dia menambahkan, bulan Desember sampai Februari akan mengalami paceklik panen karena musim kemarau atau kekeringan. Namun hal itu tak terjadi karena La Nina.
"Biasanya paceklik Desember-Februari. Karena luas tanam di Juli-September itu biasanya rendah dan sekarang tinggi, maka paceklik itu jadi enggak datang. Kalau La Nina datangnya Oktober, itu jadi musibah," kata dia.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya