Bertelanjang dada, korban Lapindo sambangi Wisma Bakrie
Merdeka.com - Haris Suwandi, korban lumpur Lapindo yang melakukan aksi jalan kaki dari Porong Sidoarjo ke Jakarta akhirnya sampai ke Wisma Bakrie. Haris pun datang dengan bertelanjang dada ke gedung di Jl Rasuna Said, Kuningan itu.
Pantauan merdeka.com, Selasa (17/7), Haris datang dengan bertelanjang dada. Seluruh badannya dan wajahnya dia baluri dengan lumpur berwarna abu-abu.
"Yang jelas aksi ini akan saya lakukan sampai ada kejelasan atau penyelesaian total, bukan penyelesaian janji. Kalau saya sudah dapat informasi dari warga saya, bahwa semua sudah selesai baru saya akan pulang," ujar Haris kepada wartawan di depan Gedung Wisma Bakrie, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
Haris pun meminta pihak Bakrie untuk segera melunasi ganti rugi para korban lumpur Lapindo. Menurutnya, dari 13 ribu berkas yang harus dibayar, perusahaan Bakrie baru menyelesaikan sekitar 4 ribu berkas dengan jumlah sekitar Rp 71 miliar.
"Seperti yang dikatakan media bahwa Aburizal Bakrie sudah mengeluarkan Rp 7 triliun lebih. Sedangkan kerugian warga lumpur Lapindo yang terkena peta area terdampak sejak tahun 2007 itu cuma Rp 3,8 triliun. Jadi kalau mereka bilang sudah keluarkan Rp 7 triliun warga korban lumpur Lapindo harusnya sudah lunas, nah itu uangnya ke mana, berarti itu bohong semua," imbuhnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya