Bertambah 6 Orang, Total Pasien Sembuh dari Covid-19 di Bali Jadi 81
Merdeka.com - Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra kembali menyampaikan kabar baik adanya pasien positif Covid-19 yang sembuh di Bali.
Dia mengatakan, laporan terbaru menyebutkan pasien positif Covid-19 yang sembuh ada tambahan 6 orang. Sehingga, secara akumulatif pasien positif Covid-19 yang telah sembuh total sebanyak 81 orang.
"Kabar baik juga saya saya sampaikan kepada masyarakat, bahwa hari ini rumah sakit dan tempat karantina melaporkan ada sahabat kita yang sembuh sebanyak 6 orang," kata Indra, di Denpasar, Bali, Senin (27/4) malam.
Dia juga menyampaikan, tidak ada tambahan pasien positif Covid-19 yang meninggal. Tetap berjumlah 4 orang yakni dua Warga Negara Asing (WNA) dan dua adalah Warga Negara Indonesia (WNI).
"Dan mudah-mudahan tidak ada lagi kasus yang meninggal akibat Covid-19 ini," harapnya.
Namun, untuk pasien positif Covid-19 ada penambahan sebanyak 7 orang dan mereka semuanya adalah WNI. Sehingga pasien positif Covid-19 yang telah ditangani selama ini secara akumulatif sebanyak 193 orang.
"Yakni, bahwa hari ini ada pertambahan lagu kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 7 orang. Mereka yang 7 orang ini adalah warga negara Indonesia. Dimana 6 orang diantaranya masuk kategori imported case dan satu orang masuk kategori dari daerah terjangkit. Sehingga dengan demikian sampai sore ini jumlah secara akumulatif yang positif 193 orang," ujarnya.
Selanjutnya yang masih dalam perawatan ada 108 orang (pasien positif Covid-19). Mereka dirawat di 11 rumah sakit rujukan dan juga ditempat karantina yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Larangan Mudik
Dewa Made Indra juga mengimbau agar warga Bali untuk tidak mudik keluar pulau.
"Saya meminta kepada seluruh masyarakat Bali untuk tidak mudik. Baik ke luar pulau atau ke daerah lain. demikian juga masyarakat Bali yang bertempat tinggal di luar daerah Bali kami mohon untuk menunda dulu kepulangannya," kata Indra.
Menurutnya, langkah ini penting sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini. Dia mengatakan, bagi yang memaksakan mudik, justru akan mengalami kesulitan. Sebab, akan sia-sia.
"Kalau anda termasuk kelompok atau golongan yang mudik maka pasti diminta putar balik oleh petugas yang ada di Jalan. Daripada anda harus balik ditengah jalan, sebaiknya anda tidak mudik," ujar Indra.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya