Bertamasya ke pemandian, Umi Kalsum tewas terseret air bah
Merdeka.com - Mayat seorang perempuan ditemukan di Sungai Tuntungan, Kamis (12/5). Dia merupakan korban air bah yang melanda lokasi wisata pemandian itu sehari sebelumnya.
Berdasarkan informasi dihimpun, korban tewas diketahui bernama Umi Kalsum 65), warga Jalan Batu, Sei Rengas Permata, Medan Area. Dia merupakan ketua perwiridan Amaliyah Sei Rengas, Medan.
"Korban atas nama Umi Kalsum ditemukan sudah tak bernyawa. Jenazah ditemukan tadi siang," kata tim Basarnas Medan, Indra Gunawan, Kamis (12/6).
Ummi Kalsum dan belasan anggota perwiridannya diketahui bertamasya ke pemandian Tuntungan, Rabu (11/5).
"Awalnya airnya jernih, tiba-tiba airnya nggak cantik lagi, tapi nggak keruh. Kami semua disuruh naik," kata Anisah (64), salah seorang anggota perwiridan Amaliyah yang ikut dalam rombongan.
Saat mereka naik, air bah dengan ketinggian sekitar 2 meter menerjang kawasan itu. Sebanyak 4 anggota perwiridan terseret arus, termasuk Ummi Kalsum.
"Awalnya dia (Umi Kalsum) sempat berpegangan di tiang pondok, mungkin karena adiknya terseret air, dia melepas satu tangannya lalu tergulung air bah ke tengah," sebut Anisah.
Tiga orang yang juga hanyut dapat diselamatkan, meski seorang di antaranya harus dirawat di rumah sakit karena benturan di kepala. Sementara Umi Kalsum hilang dibawa arus.
Setelah dilakukan pencarian, tubuh Ummi Kalsum ditemukan petugas keesokan harinya. Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUP H Adam Malik untuk divisum.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya