Bersaksi di persidangan, saudara kembar Mirna menangis tersedu
Merdeka.com - Sendy Salihin, saudara kembar Mirna Salihin menangis ketika memberikan kesaksian di sidang terdakwa Jessica Kumala Wongso terkait pembunuhan yang menimpa kakaknya. Dia berlinang air mata saat menceritakan kondisi terakhir kakaknya di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.
"Saya enggak bisa lupain mukanya dia (Mirna). Mulutnya biru, kupingnya biru," kata Sendy sambil terisak tangis saat memberikan kesaksian di PN Pusat, Jakarta, Selasa (12/7).
"Karena saya sedih kembaran saya tidak ada. Ada yang tersembunyi saudara melihat kondisi Mirna saat itu. Saya lihatin kaki dia biru-biru," tambahnya.
Saat Mirna sudah tidak bernyawa, Sendy mengaku sempat membangun kakanya. "Saya banguni dia terus, tapi enggak bangun-bangun, ternyata dia meninggal," kata dia.
Sendy belum yakin bahwa kakaknya sudah tidak bernyawa, lalu dia menanyakan kepada dokter rumah sakit tersebut. "Saya tanya ke dokter ini kenapa? Dokter tidak bisa menjawab," katanya.
Setelah tahu kakaknya telah tak bernyawa, Sandy langsung mengabari seluruh keluarga di Australia. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya