Berpotensi Kerumunan Massa, Muswil BMKT Kepri Dibubarkan Satgas Covid-19
Merdeka.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 membubarkan acara Musyawarah Wilayah II Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Kompleks Perkantoran Gubernur di Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Kamis (8/7).
Bagian Pencegahan dan Kordinator Perencanaan Satgas Covid-19 Kepri mengatakan, pihaknya meminta pelaksanaan Muswil II BKMT Kepri ditunda mengingat kasus aktif Covid-19 wilayah ini meningkat tajam dalam tiga bulan terakhir.
"Hasil analisis kami dari pengumpulan bahan dan keterangan, potensi terjadi kerumunan massa dalam acara tersebu, cukup besar sehingga kami meminta panitia menunda kegiatan tersebut," kata Hasyim, yang juga pejabat Eselon III pada Badan Kesbangpolinmas Kepri.
Sejumlah anggota Satgas Penanganan Covid-19 Kepri datang ke lokasi acara sekitar pukul 07.30 WIB. Di lokasi tersebut, terdapat sekitar 50 orang ibu-ibu anggota BKMT.
Setelah ibu-ibu itu meninggalkan lokasi acara, puluhan orang ibu-ibu lainnya tiba di lokasi acara karena belum mendapatkan informasi kegiatan tersebut tidak mendapat ijin dari Satgas Penanganan Covid-19 Kepri.
"Kalau kegiatan itu dibiarkan, mungkin ada ratusan orang ibu-ibu hadir dalam acara tersebut," kata dia.
Hasyim mengaku sudah mendapatkan ijin dari pimpinannya agar kegiatan tersebut tidak dilaksanakan untuk mencegah penularan Covid-19.
"Saya sudah lapor pimpinan terkait potensi terjadi kerumunan massa di lokasi acara. Pimpinan kami mengijinkan agar acara tersebut tidak dilaksanakan," kata dia.
Berdasarkan informasi, dua politisi perempuan di Kepri yakni Dewi Kumala Sari dan Marlin Agustina sejak beberapa bulan lalu bergeliat memperebutkan kursi pimpinan BKMT Kepri. Dewi Kumala Sari merupakan anggota DPRD Kepri dari Partai Golkar dan juga istri dari Gubernur Kepri, sementara Marlin Agustina menjabat Wakil Gubernur Kepri.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya