Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berlindung dalam kawalan polisi, rombongan moge ini arogan di jalan

Berlindung dalam kawalan polisi, rombongan moge ini arogan di jalan Ulah Moge di Bali. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Semua pemilik kendaraan punya kewajiban taat lalu lintas. Tak terkecuali yang harganya selangit.

Tapi kenyataannya, banyak pemilik kendaraan roda dua dan empat berkelas malah melaju seenaknya di jalanan. Apalagi saat mereka sedang melakukan konvoi yang di kawal polisi.

Seperti yang terjadi Tol Bali Bandara pada Minggu siang kemarin. Rombongan motor gede yang sedang mengadakan kegiatan di sana melakukan konvoi melintasi tol satu satunya di Pulau Dewata itu.

Kendaraan mentereng yang ditunggangi nyatanya tak membuat mereka segan melanggar aturan. Berdalih dalam kawalan polisi, rombongan moge itu seenaknya menyerobot jalur khusus kendaraan roda empat.

Warga yang kebetulan melintas di tol itu jadi geram. Bikin kesal lagi, rombongan itu membuat macet karena ngotot menyerobot meski sudah dilarang.

Humas PT Jasamarga Bali Tol (JBT), Drajad Hari Suseno, mengatakan sampai hari ini aturan soal penggunaan jalur di Tol Bali masih sama. Yakni motor menggunakan jalur khusus kendaraan roda dua, dan dilarang masuk ke jalur roda empat.

"Tidak benar karena Moge maka dia bisa menggunakan jalur mobil. Dia harus tetap menggunakan jalur sepeda motor. Ini bukan soal tarif Moge yang dibayar sebesar tarif mobil, tetapi tidak ada aturan kalau Moge itu bisa masuk ke jalur mobil di tol," ujarnya.

Dia mengaku sangat kecewa dengan ulah para pengendara Moge yang dengan sengaja mau menerobos jalur mobil di Tol Bali Mandara. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP