Berkas belum lengkap, KPK tak berani tahan Rusli Zainal

Reporter : Putri Artika R | Jumat, 31 Mei 2013 19:40




Berkas belum lengkap, KPK tak berani tahan Rusli Zainal
Rusli Zainal usai diperiksa KPK. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menahan Gubernur Riau, Rusli Zainal, usai diperiksa sebagai tersangka selama delapan jam hari ini. Lembaga anti korupsi itu berdalih tidak menahan politikus Partai Golkar itu, lantaran berkas perkara Rusli belum lengkap dan bukan kekurangan bukti.

"Ini berkasnya belum. Menyitir pernyataan pimpinan, belum 50 persen, sehingga dianggap belum perlu dilakukan penahanan sekarang. Ini bukan berarti KPK kekurangan bukti. Tapi untuk melengkapi berkas," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/5).

Johan mengatakan Rusli terlibat dalam dua kasus dan tiga delik berbeda. Karena hal itu, KPK berkelit takut jika berkas belum sempurna dan Rusli sudah ditahan, masa penahanan akan habis.

"Masa penahanan ada batas waktunya. Sekarang RZ disangka melanggar dua kasus, yang pengubahan Peraturan Daerah soal PON dan Izin kehutanan di Kabupaten Pelalawan, Riau," ujar Johan.

KPK telah menetapkan Rusli Zainal sebagai tersangka. Rusli ditetapkan tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 soal PON Riau. Rusli diduga menerima suap untuk meloloskan pembahasan Perda itu.

Selain itu, Rusli juga diduga terlibat kasus pembahasan Perda nomor 5 tahun 2010 soal PON Riau, yang berkaitan dengan dua tersangka dari anggota DPRD sebelumnya. Yakni terpidana Faisal Aswan dan Muhammad Dunir. Rusli diduga menyuap sejumlah anggota DPRD Provinsi Riau, buat meloloskan pembahasan beleid itu.

Terakhir, Rusli terlibat dalam kasus korupsi penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan, Riau, pada 2001 sampai 2006. Rusli diduga menyalahgunakan wewenang dan melawan hukum sebagai Gubernur Riau.

[tyo]

KUMPULAN BERITA
# Kasus Korupsi

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Jelang Lebaran, penjualan motor di Papua laris manis
  • 1.608 Narapidana LP Cipinang dapat remisi Lebaran
  • Jokowi bagi-bagi amplop untuk tukang sapu dan pengemis di jalan
  • Open House SBY belum mulai, Prabowo sudah datang
  • Idul Fitri 1435 H, tingkat kehilangan di Istiqlal menurun
  • Gelar ritual takziah, ribuan warga padati makam Bergota Semarang
  • Banyak warga Gaza tak rayakan Idul Fitri tahun ini
  • Ditanya rencana silaturahmi ke Prabowo, Jokowi senyum-senyum
  • SBY ucapkan selamat Idul Fitri via Twitter
  • Sungkeman keluarga SBY tanpa Agus Harimurti
  • SHOW MORE