Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Beri Efek Jera, Napi Pemerkosaan Anak di NTT Bakal Dipindah ke Nusakambangan

Beri Efek Jera, Napi Pemerkosaan Anak di NTT Bakal Dipindah ke Nusakambangan Ilustrasi Penjara. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTT, Marciana Dominika Jone mengatakan, sebanyak 75 persen warga binaan di semua lapas yang tersebar di wilayahnya terlibat kasus pemerkosaan anak di bawah umur.

"Saya berkunjung ke beberapa lapas, seperti di Kabupaten Alor, hampir semuanya kasus pemerkosaan. Korbannya juga paling banyak anak di bawah umur," katanya, Minggu (19/7).

Selain di Lapas Alor, dia mengungkapkan, beberapa lapas lainnya juga dihuni pelaku pemerkosaan anak di bawah umur.

Untuk mengatasi hal ini, Kemenkumham akan mengajukan permohonan ke Pemprov NTT agar napi pemerkosaan anak di bawah umur dipindahkan ke Nusakambangan.

Menurut Marciana, sebelum dipindahkan, Kemenkumham melakukan assesmen terhadap warga binaan. Pembinaan di Nusakambangan, kata dia, tidak berbeda dengan lapas lain.

"Pemindahan napi itu hal biasa, bedanya di sana ada super maximum security, ada maksimum, ada medium. Jika kategori kejahatan berulangkali, akan dibina khusus," ujarnya.

Rencana Kakanwil itu mendapat dukungan dari Pemprov NTT. Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengaku sudah berkoordinasi dengan kementerian PPA agar napi pemerkosaan anak bawah umur dipindahkan ke Nusakambangan.

"Kalau tidak jera, harus dipindahkan, biar dibina khusus dan jadi lebih baik," tutupnya.

Reporter: Ola KedaSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP