Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Beres dari BNN, Sitinjak lapor Menkum HAM soal CCTV di sel Fredi

Beres dari BNN, Sitinjak lapor Menkum HAM soal CCTV di sel Fredi Liberty Sitinjak usai jalani konfirmasi pihak BNN. ©2016 merdeka.com/adriana megawati

Merdeka.com - Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Nusakambangan, Liberty Sitinjak diperiksa tim Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait keberadaan kamera pengintai atau CCTV di sel milik terpidana mati Fredi Budiman, saat mendekam di LP Nusakambangan. Sitinjak mengaku pemeriksaan itu seputar informasi mengenai CCTV yang diungkapkan koordinator KontraS Haris Azhar.

"Saya memenuhi panggilan pak pimpinan BNN, yang patut saya sampaikan selaku mantan kepala lembaga pemasyarakatan kelas I Nusakambangan. Untuk kali ini, sifatnya bukan pemeriksaan kita hanya menjelaskan sebagai tindak lanjut surat terbuka dari ketua KontraS," ucap Sitinjak kepada awak media usai melakukan konfirmasi kepada Inspektur Utama Irjen Pol Rum Murkal di gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (8/8).

Terkait konfirmasinya tentang CCTV, menurutnya hanya pimpinan yakni Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly yang berhak mengungkapkan hasil pemeriksaannya hari ini. Konfirmasi tersebut dilakukan pada pukul 09.07 WIB hingga pukul 11.30 WIB.

"Itu kan kata pak Buwas (CCTV) saya belum lapor dulu ke pimpinan saya (Menkum HAM), kita harus punya etika, masa iya saya konferensi pers tapi pimpinan saya belum tahu, soal apa nanti tanya pak menteri saja. Karena segala sesuatunya sudah saya laporkan kepada pak menteri sebelum saya kemari," papar Sitinjak.

Menurutnya, konfirmasi yang dia sampaikan kepada Inspektur Utama BNN pada hari ini dilakukannya dengan baik. "Hari ini dalam rangka koordinasi terhadap hal-hal surat terbuka itu (KontraS), kita sudah lakukan bersama dengan BNN dengan baik," tuturnya.

Seperti diketahui, beberapa hari yang lalu Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso melayangkan surat kepada Eks Kepala Lapas Nusakambangan, Liberty Sitinjak untuk dimintai keterangan atas pernyataan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar terkait pengakuan Fredi Budiman. Sitinjak kini menjabat sebagai Kalapas NTB.

"Saya sudah mengirim surat resmi untuk memanggil Sitinjak melalui menteri (Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia) tadi. Saya tanda tangan suratnya, ya kita kirim hari ini," ungkap Budi usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (4/8).

Kepala Humas BNN, Slamet Pribadi, mengatakan, diperkirakan proses meminta keterangan Sitinjak akan berlangsung selama 4-5 jam atau bukan tidak mungkin seharian. Sitinjak diperiksa untuk mengonfirmasi terkait keberadaan CCTV di sel milik terpidana mati Fredi Budiman, saat mendekam di LP Nusakambangan.

Dalam testimoni Fredi yang ungkap Haris Azhar, disebut ada pihak yang meminta Sitinjak mencabut CCTV yang mengarah ke sel Fredi. Orang tersebut disebut-sebut anggota BNN. "Semua hal terkait yang dikatakan katanya dari Fredi Budiman harus dikonfirmasi. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan nanti, bisa Pak Sitinjak yang menyampaikan," lanjutnya. Pemeriksaan Sitinjak dipimpin Inspektur Utama, Irjen Pol Rum Murkal.

"Kuasa hukum Fredi Budiman, belum (belum ada rencana). Saya konsolidasi dulu dengan internal, apakah kuasa hukum Fredi Budiman perlu diperiksa atau tidak. Klarifikasi hari ini dipimpin oleh Inspektur utama Irjen Pol Rum Murkal, sebelum ada kesimpulan kami tidak bisa berandai-andai," tandasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP