Berenang di kolam bekas galian kapur, 2 pemuda tewas tenggelam
Merdeka.com - Berniat menolong temannya, Mustofa Makin (19) malah tewas tenggelam di kolam bekas galian kapur di Dukuh Apu, Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Jumat (13/3) sore tadi. Dua jasad korban berhasil dievakuasi warga setempat selama kurang lebih satu jam.
Dari informasi yang dihimpun di tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa bermula saat Mustofa Makin (19) dan Amim (16) datang bersama tiga temannya ke lokasi kejadian untuk bermain air. Amim yang diketahui tidak bisa berenang, nekat terjun ke kolam dengan cara melompat dari tebing. Nahas, setelah masuk ke dalam kolam tubuh Amim tidak juga muncul ke permukaan.
Mustofa yang berniat untuk menolong Amim, justru ikut tenggelam. Rekan korban yang berada di atas tebing langsung berteriak minta tolong kepada warga setempat.
"Amim mengira kolamnya cethek (dangkal), sehingga dia nekat meloncat dari atas tebing. Tahu Amim tidak bisa berenang, Mustofa langsung ikut loncat untuk menolong. Tetapi mereka justru tenggelam semua," ujar rekan korban yang tidak mau disebutkan identitasnya.
Kapolsek Margasari, AKP Subagyo saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kedua korban murni tewas karena tenggelam.
Berdasarkan dari hasil autopsi juga menunjukkan keduanya memang tenggelam dan menelan banyak air. Subagyo menjelaskan jasad korban berhasil dievakuasi selama kurang lebih satu jam setelah beberapa warga berenang dan melakukan pencarian. Alhasil keduanya ditemukan sudah terbujur kaku di dasar kolam yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar tujuh meter.
"Sudah ada papan peringatan larangan untuk tidak bermain maupun berenang. Tetapi korban nekat melakukan hal tersebut. Kami akan berupaya untuk berkoordinasi dengan Pemda untuk bisa menutup lokasi tersebut dari warga," sebutnya di lokasi kejadian. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya