Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Beredar kabar pergantian Menteri BUMN, ini tanggapan Istana

Beredar kabar pergantian Menteri BUMN, ini tanggapan Istana istana merdeka. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Pihak Istana membantah beredarnya kabar pergantian kabinet dan pengangkatan kembali Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Istana juga membantah bila Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mengganti Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN.

"Enggak bener," kata Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi Sapto Prabowo kepada merdeka.com dalam pesan singkatnya, Jakarta, Kamis (1/9).

Meski demikian, Johan membenarkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Dwi Sucipto ke Istana Negara, Rabu (31/8) kemarin. Namun, bukan membahas persoalan pergantian menteri BUMN.

"Kemarin emang Direktur Utama Pertamina dipanggil Presiden cuma bukan soal itu," terangnya.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait nama pengganti Arcandra Tahar, Johan mengaku belum mendapatkan informasi.

"Aku enggak tahu, belum dapat informasi," tandasnya.

Di tengah bergulirnya isu penunjukan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) definitif pengganti Arcandra Tahar oleh Presiden Joko Widodo, muncul isu baru. Di mana, beredar kabar bahwa ada pergantian menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dwi Sucipto yang kini menjabat Direktur Utama Pertamina disebut menggantikan posisi Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN. Sementara Rini dikabarkan dipanggil Presiden Jokowi pada Rabu (30/8) sekitar pukul 10.30 WIB untuk diminta menduduki kursi Ketua Satgas Tax Amnesty (pengampunan pajak).

Tak hanya itu, Arcandra Tahar yang diberhentikan secara terhormat oleh Presiden Jokowi pada Senin (15/8) malam lalu dikabarkan akan diangkat kembali menjadi Menteri ESDM.

(mdk/sho)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP