Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berbekal Hasil Quick Count Internal, Kustini-Danang Klaim Menang Pilkada Sleman

Berbekal Hasil Quick Count Internal, Kustini-Danang Klaim Menang Pilkada Sleman Paslon Sri-Amin klaim menang Pilkada Sleman. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasangan nomor urut 3, Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa mengklaim meraih kemenangan di Pilkada Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan internal PDI Perjuangan.

Proses hitung cepat ini berdasarkan pada perhitungan kertas plano di seluruh TPS yang ada di Kabupaten Sleman. Dari hitung cepat ini, pasangan yang diusung oleh PDIP-PAN ini mengklaim meraih 213.126 suara atau 38,7 persen.

Perolehan ini mengungguli dua paslon lainnya yaitu nomor urut 2, Sri Muslimatun-Amin Purnomo dengan 171.306 suara, dan pasangan nomor urut 1 yakni Danang Wicaksono-Agus Cholid dengan 166.394 suara.

Menanggapi keunggulan di hitung cepat ini, Kustini mengatakan bahwa kemenangan yang didapat merupakan hasil kerja sama partai pengusung, relawan dan seluruh kader. Kustini juga menyebut bahwa kemenangan yang diraihnya bersama Danang Maharsa adalah kemenangan masyarakat Sleman.

"Ini kemenangan warga Sleman. Setelah menang kita akan merangkul semua. Nanti kita sesarengan mbangun (membangun bersama-sama) Sleman. Ke depan, pembangunan Sleman yang sudah bagus kita tingkatkan," ujar Kustini di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sleman, Rabu (9/12).

Sementara itu, Danang Maharsa menuturkan bahwa usai dilantik, bersama dengan Kustini dirinya akan melaksanakan visi, misi dan program yang telah disampaikan saat kampanye. Danang berjanji bahwa semua yang dijanjikan saat kampanye pada masyarakat akan dikerjakan.

Danang menyebut sebagai Wakil Bupati Sleman, dirinya sudah membahas mengenai pembagian tugas dengan Kustini. Danang menerangkan bahwa dirinya akan fokus untuk menangani kemiskinan di Kabupaten Sleman.

"Salah satu hal khusus yang menjadi ketugasan kami sebagai Wakil Bupati berkaitan dengan pengentasan kemiskinan," ungkap Danang.

Danang menerangkan bahwa sebelum maju sebagai Wakil Bupati, dirinya sejak 2014 sudah menjabat sebagai anggota DPRD Sleman. Sehingga persoalan-persoalan di Sleman, dinilai oleh Danang sudah banyak diketahuinya.

Alumni STIE YKPN ini mengaku banyak belajar mengenai politik dan pemerintahan di Sleman terutama dari kakek dan ayahnya. Danang mengatakan, kakeknya dulu pernah menjadi pengurus partai PDI Perjuangan.

"Ayahnya saya dulu seorang PNS. Sejak 1996 menjadi Lurah Tridadi, dan sampai sekarang masih. Baru akan selesai pada 2021," ungkap Danang.

Danang menambahkan usai kemenangan ini dirinya akan merangkul semua pihak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Sleman.

"Kami ingin melibatkan berbagai elemen tanpa terkecuali untuk sesarengan mbangun Sleman. Kami sadar bahwa untuk membangun Sleman tak bisa sendirian," tutup Danang.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP