Berawal dari Chatting, remaja di Tangsel malah digilir 3 pria
Merdeka.com - Seorang gadis belia berusia 16 tahun berinisial SA melaporkan peristiwa pemerkosaan yang dialaminya pada Rabu (3/2) sekitar pukul 23.30 WIB, di sebuah rumah salah satu pelaku di Pondok Cabe, Pamulang, Kota Tangsel. SA mengaku digilir oleh tiga orang pelaku.
Korban melaporkan peristiwa itu karena sadar telah diperdaya oleh tiga orang tersangka yang berinisial HRA, AR alias Adoy dan DK.
Kasubag Humas Polres Kota Tangsel AKP Mansuri mengatakan, korban melapor ke Polsek Pamulang dengan nomor Lp.:177/K/ll/2016/Sekpam.
"Menurut keterangan korban atau pelapor, peristiwa itu terjadi berawal saat dirinya chatting dengan seorang pelaku," kata Mansuri, di Tangerang, Kamis (4/2).
SA mengatakan pada Selasa (8/12/2015) sekitar pukul 14.00 WIB, dirinya dengan HRA chatting untuk bertemu sekitar pukul 18.00 WIB di Gang Pinang, Pamulang Timur, Kota Tangsel.
Keduanya semakin intim dan akrab. Setelah itu korban dan HRA membuat janji bertemu kembali. "Setelah bertemu dengan tersangka HRA, dua tersangka lainnya datang menyusul kemudian. Lalu korban diajak ke Cinangka wates Depok kemudian dibawa ke rumah seorang tersangka DK," kata Mansuri seraya menambahkan lokasi kejadian di Jalan Kemiri VI RT 3/11 Kelurahan Pondok Cabe Udik, Pamulang.
Tak beberapa lama, dua tersangka kemudian keluar dari rumah DK untuk membeli minum-minuman beralkohol. Setelah itu korban diberikan minuman, dan akhirnya para tersangka diduga bergiliran melakukan pemerkosaan secara bergantian.
"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan kami," tuntas Mansuri.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya