Berani Berubah: Warga Kompak Siasati Pandemi Covid-19
Merdeka.com - Kampung Tangguh menjadi inovasi baru bagi warga untuk menghadapi pandemi Covid-19. Berbekal kekompakan warga, Kampung Tangguh mulai diterapkan di sejumlah wilayah. Kampung Tangguh hasil dari usaha tiga unsur, RT, RW, LMK, FKDM, dan 3 unsur pilar seperti polisi, TNI, dan pemerintahan daerah.
Salah satunya di Kecamatan Menteng. Wilayah ini mulai terdetekdi zona merah pada Januari 2021. Saat itu, ada tujuh warga yang terpapar Covid-19, dan menularkan hingga 19 warga lainnya. Belajar dari pengalaman itu, Kampung Tangguh didirikan di wilayah tersebut.
istimewa
Tujuan didirikannya Kampung Tangguh, antara lain melakukan sosialisasi kepada warga tentang bahaya Covid-19, selalu mendukung dan memberi bantuan bagi warga yang melakukan isolasi mandiri di wilayah tersebut.
"Warga, 3 unsur RT/RW, LMK, FKDM, dan tiga pilar turun ke lapangan mendirikan support, bantuan dan pembantuan langsung kepada warga yang terpapar Covid-19. Hingga dari isolasi mandiri hingga sembuh," kata Mart Adriansyah, Ketua RW 02 Pegangsaan Kecamatan Menteng.
Hasilnya, pada 10 Februari 2021, wilayah RW 02 Pegangsaan Kecamatan Menteng keluar dari zona merah.
Kampung Tangguh di wilayah ini juga memiliki sejumlah program, yakni tangguh akan kesehatan berupa posko kesehatan pemasyarakatan dan ruang isolasi mandiri.
"Tangguh dalam pangan berupa budidaya ternak lele, sayuran hidroponik, dan kios murah yang kita adakan di sini," kata Mart.
Dan ketiga, tangguh dalam kamtibmas. Program ketiga ini, warga mendirikan posko jaga untuk memantau keluar masuknya warga di wilayah tersebut.
Kampung Tangguh ini mengajak warga untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu memakai masker, selalu menjaga jarak, dan rutin melakukan penyemprotan disinfektan.
istimewa
"Selalu ada kalau yang berkala dari Damkar. Udah banyak itu penyemprotannya (disinfektan) yang kita laksanakan," kata Mart.
Program Kampung Tangguh memang diberikan kepada wilayah yang mampu melaksanakan. Wilayah yang sudah ditunjuk menjadi Kampung Tangguh, bertanggung jawab dengan keadaan warganya. Termasuk saat warganya mengalami kesulitan.
"Kalau ada waktu itu ada yang terpapar juga, kita bagi-bagi sembako gitu buat yang si penderita itu ya. Terus udah gitu kita memberi makan ya, dari pagi untuk makan paginya, untuk makan siang, sampe makan malam. Kita urunan warga," Aini Agustina, Ketua RT.
Mart terus berharap agar pandemi ini cepat berlalu, agar masyarakat dapat melakukan aktivitas dengan mudah dan tidak terbatas.
"Kasihan untuk anak sekolah kan, yang bekerja juga. Mudah-mudahan Covid ini cepat berlalu, mungkin di balik Covid ini ada hikmah buat diri kita sendiri, itulah kita harus menjaga kebersihan daripada itu," tutup Mart.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya