Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Berani Berubah: Jualan Laris Berkat Media Sosial

Berani Berubah: Jualan Laris Berkat Media Sosial Pembuat Baju Kucing. istimewa

Merdeka.com - Fredi Lugina berhasil mengembangkan usaha pembuatan baju kucing di masa pandemi. Usaha yang sudah ia tekuni sejak 2018 lalu, kini membuahkan hasil berkat media sosial. Fredi menggunakan media sosial dengan bijak.

Mantan guru honorer ini memang memiliki bakat menjahit. Awalnya dia hanya menjahit baju pesanan pada umumnya. Namun satu waktu, ponakan memberi usul dibuatkan baju kucing. Fredi agak bingung saat itu. Kemudian dia mencari jenis-jenis baju kucing.

"Oh ternyata lucu. Banyak juga," kata Fredi.

Kemudian pandemi Covid-19 mulai menyebar di Indonesia Maret 2019 lalu. Saat itu, pemerintah meminta masyarakat lebih banyak berkegiatan di rumah. Fredi kemudian berpikir, ketika banyak masyarakat berkegiatan di rumah, mereka akan lebih banyak menggunakan media sosial.

Fredi kemudian mengunggah video kucing dengan busana lucu di akun media sosialnya. Video yang diunggah Fredi kemudian viral, pesanan busana kucing semakin membludak.

pembuat baju kucingistimewa

"Nah mereka pasti penasaran, siapa sih yang buat, akunnya siapa. Nah mereka masuk lihat akun saya. Oh ternyata produsen pakaian hewan. Di situ pun kan saya sediakan link storenya, jadi mereka bisa langsung ke store saya," kata Fredi.

Pesanan busana kucing semakin Melimpah. Banyak pula yang ikut membantu pembuatan busana kucing. Salah satunya Ema, tetangga dari Fredi. Dengan membantu mengerjakan pembuatan baju kucing, Ema menjadi lebih banyak kegiatan dan pemasukan.

"Banyak sekali ya manfaatnya. Untuk membantu ya, untuk mengisi waktu-waktu luang. Dan juga untuk menambah kegiatan. Yang tadinya gak punya kesibukan, untuk menambah-nambah uang belanja juga," kata Ema.

pembuat baju kucingistimewa

Menurut Fredi, usaha melalui media sosial kini berkembang pesat. Apalagi ketika masyarakat lebih banyak menggunakan ponselnya, dan sebagian dari mereka membuka toko online.

"Sebetulnya di masa pandemi ini usaha online itu perkembangannya pesat. Memang konsennya kita harus bisa konsen ke medsos. Karena ya bukannya percuma kita punya store online tapi gak banyak orang yang tahu. Jadi kita harus buat konten semenarik mungkin. Itu memacu kreatifitas kita, membuat konten dari kreatifitas itu nanti banyak hal yang bisa kebuka," kata Fredi.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP