Berada di luar negeri, Menpora terus perjuangkan pencak silat tampil di Olimpiade
Merdeka.com - Upaya dalam memperjuangkan olahraga pencak silat agar menjadi warisan asli budaya Indonesia dan dapat dipertandingkan di Olimpiade, Menpora Imam Nahrawi sambangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, Perancis dan KBRI Den Haag, Belanda, Kamis (24/10).
"Banyak usaha yang harus dibuat agar pencak silat bisa diakui UNESCO sebagai warisan asli kebudayaan Indonesia dan mendapat dukungan 80 negara yang mempunyai federasi pencak silat agar bisa dipertandingkan secara reguler di Olimpiade," kata Imam usai berbincang bersama KBRI Paris.

Menpora Imam Nahrawi sambangi KBRI Paris ©2018 Merdeka.com
Selanjutnya saat berkunjung di KBRI Den Haag, Imam mengaku sudah mengetahui sejak lama perkembangan pencak silat di Belanda. Hal itu pun membuatnya merasa terharu dan semakin semangat dalam memperjuangkan pencak silat agar mendunia, dan bisa dipertandingkan di Olimpiade.
"Prosesnya memang tak mudah karena harus melalui tahapan panjang. Usaha demi usaha ini akan jadi milestone (tonggak sejarah) untuk itu. Belanda akan jadi hub (pusat) untuk pengenalan pencak silat di Eropa," tambahnya.

Menpora Imam Nahrawi sambangi KBRI Paris ©2018 Merdeka.com
Dalam pertemuan itu, salah satu atlet pencak silat Puspa Arumsari peraih medali emas di Asian Games 2018 turut memperagakan keindahan jurus-jurus silat. Upaya yang dilakukan Menpora pun tak hanya untuk sekadar prestasi semata. Lebih dari itu, mengenalkan pencak silat juga berarti mengenalkan budaya Indonesia.
"Negara akan terus hadir berjuang melakukannya lewat banyak cara dan nanti mungkin mengundang mereka semua ke padepokan pencak silat di Indonesia," tutupnya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya