Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Benni Warlis jadi Irup di HUT PGRI ke-71

Benni Warlis jadi Irup di HUT PGRI ke-71 Benni Warlis jadi Irup HUT PGRI ke-71. ©istimewa

Merdeka.com - Pendidikan memegang peranan penting dalam pembangunan bangsa. Guru adalah aktor utamanya. Tantangan yang kita hadapi sungguh tidak mudah, mengantarkan putra putri bangsa memasuki dunia global sehingga dapat maju, bersaing, dan berdiri terhormat diantara bangsa-bangsa lain di dunia.

Hal tersebut terungkap saat pidato sambutan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Benni Warlis dalam upacara Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI ke 71 Tahun 2016 di Lapangan Sari Bulan, Sawah Padang Kecamatan Payakumbuh Selatan, Jumat (25/11) pagi.

Upacara yang dihadiri oleh ribuan guru tersebut berjalan dengan hikmat di mana Benni didaulat sebagai inspektur upacara (Irup). Selain itu Kepala Kementerian Agama Asra Faber, Kadis Pendidikan Hasan Basry Sy, Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Zulrefri turut hadir, beserta sejumlah kepala sekolah dan udangan lainnya.

Benni menyampaikan, guru sebagai pendidik juga harus dituntut untuk membangun anak didiknya untuk memiliki karakter yang kuat, membangun persatuan dan kesatuan, cinta tanah air, saling menghargai, dan semangat berkorban membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagaimana tertuang dalam Nawacita. Dalam konteks ini, PGRI terus menerus melakukan transformasi agar berperan nyata mewujudkan tantangan tersebut menjadi kenyataan.

"Kehadiran PGRI sebagai organisasi profesi adalah nyata dalam pembangunan bangsa ini. Di mana saja, di daerah-daerah yang sulit sekalipun, di perbatasan, di daerah terpencil,terdepan, terluar, bahkan di daerah yang dilanda konflik, dimana ada sekolah disitu pasti ada guru dan dengan sendirinya ada PGRI."

"Kami hadir dan bertekad untuk memberikan yang terbaik dalam mempersiapkan generasi penerus dan penentu bangsa," ujarnya.

Kemudian lanjut dia, mendidik anak memerlukan kecintaan, komitmen, tanggungjawab, dan kerelaan berkorban. PGRI mengajak guru-guru untuk meningkatkan kapasitas diri, membangun kesadaran kolektif demi meningkatkan mutu pembelajaran, menciptakan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan, sehingga membuat anak ceria dan senang belajar.

Hak ini sebagai deklarasi yang terus disuarakan dan diperjuangkan sebagai gerakan moral PGRI dalam memajukan pendidikan nasional.

Seluruh para guru, dosen, dan tenaga kependidikan diajak untuk mengamalkan jati diri PGRI, melaksanakan Kode Etik Guru, dan selalu meningkatkan komitmen dan profesionalisme dengan memberikan pelayanan terbaik kepada peserta didik dan masyarakat.

Diakhir sambutannnya Benni Warlis memberikan apresiasi kepada seluruh guru di Payakumbuh, karena sejumlah prestasi terukir dengan baik, hingga Kota ini sejajar kualitas pendidikannya dengan kota-kota laina.

Dirinya mengimbau agar guru menjadi maestro pendidikan yang akan membentuk seorang anak manusia yang bernilai dan berkualitas dari keawamannya akan ilmu pengetahuan. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP