Bendera: Nyawa TKI tidak sebanding dengan nilai devisa
Merdeka.com - Makin banyaknya kasus terbunuhnya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia, membuat Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), mengambil sikap agar seluruh TKI yang berada di negeri Jiran tersebut dipulangkan. Tidak sebandingnya nyawa TKI, dengan devisa yang dihasilkan sebagai alasan pemerintah terus mengirim TKI, sangat tidak adil.
"Jadi ini tidak adil, kalau devisa itu dibandingkan dengan nilai kemanusiaan. Artinya cara berfikir kita tidak boleh seperti itu," ujar Koordiantor Bendera, Mustar Bona Ventura, kepada wartawan, di depan posko Bendera, di Jalan Diponegoro No. 58, Jakarta Pusat, Minggu (29/4).
Menurutnya, harga diri Bangsa Indonesia yang ternoda oleh aksi kekerasan yang diterima melalui TKI, sangat tidak adil.
"Lebih baik kita mempunyai harkat dan martabat, daripada kemudian kita terus menerus disiksa dan dipukuli," sahut Mustar.
Sebelumnya, sekitar pukul 11.30 Wib, belasan anggota BENDERA melakukan aksi membakar bendera Malaysia. Aksi tersebut dilakukan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya