Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Benarkah tudingan Fitra, Mega di balik kriminalisasi pimpinan KPK?

Benarkah tudingan Fitra, Mega di balik kriminalisasi pimpinan KPK? okowi dampingi Mega tanam pohon di Condet. ©2013 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyebut pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad dan Bambang Widjojanto dikriminalisasi. Menurut Fitra, keduanya dikriminalisasi karena ingin membongkar kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Fitra juga menyebut, kasus yang merugikan uang negara sekitar 89,87 triliun itu melibatkan mantan presiden Megawati Soekarnoputri.

"Ya kalau kita bilang potensi ke arah kriminalisasi ada," kata Sekretariat Fitra Nasional, Yenny Sucipto di Kantor Seknas Fitra Jalan Mampang Prapatan IV Jalan K Nomor 37, Jakarta Selatan, Minggu (1/3) kemarin.

Menurutnya, kesan kriminalisasi terhadap KPK terlihat setelah dua pimpinannya yakni Abraham Samad dan Bambang Widjojanto kompak mengatakan akan membongkar kasus BLBI tersebut seperti kasus Bank Century. Saat masih menjabat pimpinan KPK, keduanya tegas menyatakan akan membongkar kasus tersebut dan akan memanggil Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Kenapa cukup kuat? Kita lihat upaya-upaya yang dilakukan KPK sebelum kasus BLBI yang masuk ke KPK dan Kejaksaan terhenti di masa Megawati berlanjut 10 tahun di Pemerintahan SBY. Setelah KPK menyatakan akan menyelidiki kasus itu tiba-tiba muncul upaya kriminalisasi pelembagaan terhadap KPK. Bahkan potensi menghilangkan kasus tersebut cukup kuat," kata Yenni. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP